Cara Memperbaiki UPS Rusak, Berbunyi dan Tidak Menyimpan Listrik

Cara memperbaiki UPS yang rusak, bunyi terus menerus, dan tidak bisa menyimpan listrik atau ngecas akan dibahas pada tutorial komputer kali ini. Salah satu masalah yang sering terjadi pada komponen hardware komputer ini, baik itu merk ICA, Prolink, APC, Eaton, Emerson, Krisbow, Laplace, atau merk lainnya adalah tidak bisa charger dan berbunyi panjang. Hanya saja, biasanya UPS terbarik dari masing-masing brand tadi punya ketahanan baterai UPS yang berbeda-beda tapi semuanya bisa juga rusak. Apa penyebab dan bagaimana cara memperbaiki hal tersebut?

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan UPS rusak, bunyi beep terus menerus atau tidak bisa ngecas. Umumnya, karena baterai sudah mulai bocor sehingga output UPS tidak keluar. Bunyi beep ini sebenarnya juga merupakan indikator suara pada saat terjadi pemadaman listrik, dan baterai UPS akan otomatis bekerja ditandai bunyi terus menerus dan lama kelamaan akan semakin cepat bunyinya ketika betarai akan habis.

Salah satu ciri-ciri UPS yang rusak yang sangat mudah pendeteksiannya adalah suhu body UPS sangat panas dan tidak bisa ngecas atau menyimpan listrik sama sekali.

Selain itu, masih ada beberapa ciri ciri baterai UPS yang rusak:

  • Body UPS menjadi kembung
  • Baterai UPS kembung, pecah bahkan retak
  • Daya tahan kurang dari 5 menit atau dibawahnya

Solusi Memperbaiki UPS yang Rusak, Bunyi Terus Menerus dan tidak bisa Menyimpan Listrik

Seperti yang dijelaskan diatas tadi, UPS yang rusak baik itu mati total, bunyi terus menerus atau tidak berfungsi sama sekali ketika listrik padam maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengganti baterai UPS yang dapat dibeli di toko komputer. Sebaiknya gunakan baterai 7AH merk Panasonic untuk baterai lebih awet dan tahan banting.

Anda juga bisa ganti baterai UPS dengan AKI Kering motor.

Ikut langkah-langkah perbaikan UPS dibawah ini:

  1. Lepas semua konektor yang menempel pada UPS kemudian buka casing
  2. Setelah casing UPS terbuka, perhatikan baterai. Jika anda menemui ciri ciri baterai UPS rusak seperti fisiknya kembung, pecah, retak atau tidak rata serta keluar cairan maka harus mengganti baterai UPS secepatnya
  3. Masukkan baterai kedalam casing UPS pada posisi yang benar lalu tekan tombol power UPS dan jangan memasang apapun di terminal input dan outputnya
  4. Jika UPS bisa nyala, berarti anda sudah berhasil memasang baterai UPS dengan baik tapi jika tidak, kemungkinan inverter UPS rusak
  5. Sekarang, colokkan kabel power UPS kemudian tekan tombol Power. Ini dimaksudkan untuk mengecek apakah UPS bisa ngecas atau tidak. Umumnya, pada kondisi charge, lampu indikator UPS akan berubah dari warna merah menjadi hijau atau orange.

Setelah kita berhasil memasang baterai UPS baru, biarkan ngecas selama 3 jam atau lebih terlebih dahulu kemudian memasang kabel power di terminal output.

Demikian informasi tentang cara memperbaiki UPS yang rusak, bunyi terus menerus dan tidak bisa menyimpan listrik. Semoga bermanfaat.

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.