10 Penyebab dan Cara Memperbaiki Komputer Restart Sendiri

Komputer adalah salah satu kebutuhan yang cukup penting bagi masyarakat modern baik itu PC, laptop atau notebook. Tak hanya digunakan di kalangan pekerja saja, pelajar dan masyarakat umum juga menggunakannya sebagai alat bantu dalam menyelesaikan pekerjaan.

Sebaliknya, tak jarang juga orang yang kadang dibuat pusing karenanya. Komputer restart sendiri saat dinyalakan dan yang muncul hanya layar hitam, tidak ada tampilan apapun di monitor (blank).

Jika sudah seperti itu, Anda tentunya tidak bisa masuk Widows apalagi menggunakannya sebagai penunjang kerjaan atau aktivitas keseharian lagi.

Banyak orang yang lebih memilih membawanya ke tempat servis dibandingkan mencari tahu bagaimana cara memperbaikinya.

Tapi tidak untuk Anda tentunya, karena Anda menemukan artikel ini.

Kami telah merangkum beberapa penyebab komputer restart sendiri dan terus menerus saat dinyalakan sehingga tidak bisa masuk ke Windows. Selain itu, kami juga akan berbagi berbagai cara memperbaiki komputer yang restart sendiri pada bagian akhir artikel ini.

Ulasan 10 Penyebab Komputer Restart Sendiri

Ada banyak hal yang menjadi penyebab komputer restart sendiri dan berulang secara terus menerus saat dinyalakan, bermain game ataupun mengerjakan sesuatu. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Prosessor Panas (Over-Heating)

Suhu prosessor yang panas adalah salah satu penyebab komputer restart sendiri. Jika panas prosessor berlebihan akan terjadi yang namanya overheating.

Permasalahan overheating ini biasanya ditemukan pada komputer yang kondisinya kotor. Banyaknya debu atau kotoran yang menempel pada sistem pendingin prosessor (cooler) akan menyebabkan sirkulasi udara menjadi tidak baik.

Selain itu, thermal pasta prosessor yang tidak jarang atau bahkan tidak pernah diganti juga menjadi penyebabnya.

Untuk itulah, Anda harus rutin membersihkan komputer dan mengganti pasta prosessor secara berkala untuk menghindari overheating tersebut.

2. Tegangan Listrik Tidak Stabil

Penyebab komputer restart sendiri yang kedua adalah asupan listrik yang tidak stabil. Jika tegangan listrik yang masuk ke komputer tidak sesuai akan menyebabkan komputer restart tiba-tiba.

Saat dinyalakan kembali, Anda tidak akan bisa masuk ke Windows atau restart terus menerus saat booting. Bahkan jika tegangan rendah, komputer sama sekali tidak akan bisa dinyalakan dan tampilan di monitor jadi gelap (hitam) saja.

Anda tidak boleh membiarkan hal ini berlarut-larut karena akan menyebabkan komponen komputer seperti hard disk, kartu grafis (VGA), power supply (PSU) menjadi rusak.

Tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi bukan?

3. Power Supply (PSU) Rusak

Power supply atau yang biasa juga disebut PSU adalah salah satu komponen komputer yang juga menjadi biang kerok kenapa komputer restart sendiri, terus menerus saat dinyalakan. Power supply yang rusak biasanya ditandai dengan bunyi kipas yang agak aneh.

Anda juga dapat mengetahui kerusakannya dengan mencium bau disekitarnya. Jika ada bau hangus, bisa dipastikan power supply rusak.

Tapi sebaliknya, jika tanda-tanda diatas tidak Anda jumpai. Anda bisa memastikan kerusakannya dengan mencoba memasang PSU lain yang kondisinya masik bagus ke komputer.

4. Kartu Grafis (VGA) Rusak dan Tidak Terdeteksi

Penyebab komputer restart sendiri yang lain bisa diakibatkan karena VGA rusak. Ada beberapa cara mudah mengetahui kartu grafis rusak atau tidak terdeteksi.

Umumnya, VGA yang rusak atau tidak terdeteksi ditandai dengan tidak munculnya tampilan di layar monitor setelah menekan tombol power pada komputer. Sekalipun keyboard, mouse dan lampu indikator hard disk menyala, tapi sama sekali tidak ada respon di layar (blank).

Cara yang pertama untuk mengetahui VGA rusak atau tidak adalah mencoba menggantinya dengan VGA lain yang masih bagus. Cabut VGA yang menancap di slot motherboard kemudian ganti dengan VGA yang satunya.

Selanjutnya, coba nyalakan kembali komputer Anda. Jika komputer dapat berjalan dengan normal dan tidak lagi restart sendiri atau terus menerus, berarti VGA tersebut rusak dan harus Anda ganti.

Selain cara diatas, masih ada lagi cara diagnosa VGA rusak atau masih bagus adalah dengan melepas VGA kemudian membersihkan slot VGA di motherboard dan pin kuningan VGA dengan penghapus pensil. Selanjutnya, coba pasang ulang dengan hati-hati dan pastikan juga terpasang dengan baik.

Jika Anda sudah bersihkan dan pasang dengan benar, tapi masih belum ada tampilan di layar, masuk ke BIOS kemudian nonaktifkan VGA On-board dan coba nyalakan kembali komputer Anda.

5. RAM Tidak Kompatibel dan Kotor

Komputer restart sendiri secara terus menerus bisa disebabkan karena adanya masalah pada RAM (Random Access Memory). RAM adalah salah satu perangkat komputer yang paling sering bermasalah baik itu pada bagian slot, pin kuningan ataupun karena tidak kompatibel.

Ada beberapa penyebab kerusakan RAM antara lain kotor, overclocking, dan tegangan listrik tidak stabil yang masuk ke motherboard.

Umumnya karena adanya kotoran atau debu yang menempel pada slot dan pin RAM bisa menjadikannya tidak terdeteksi. Untuk itu, Anda harus rutin membersihkannya.

Cara yang paling mudah memperbaiki RAM rusak karena masalah tersebut adalah dengan mencabut RAM dari slotnya kemudian membersihkan slot dengan kuas halus. Selanjutnya, bersihkan ping kuningan dengan penghapus pensil kemudian coba pasang ulang.

Selain itu, RAM yang tidak sesuai (kompatibel) dengan motherboard yang Anda gunakan bisa menjadi penyebab kenapa komputer restart sendiri. Anda harus memilih RAM komputer yang besar frekuensinya sesuai agar kompatibel dengan motherboard.

Jika komputer Anda mempunyai beberapa slot RAM (multi-channel) baik itu dual, triple ataupun quad-channel) dan RAM yang terpasang lebih dari satu serta berbeda merek dan tipe, sebaiknya tancapkan satu keping saja terlebih dahulu kemudian coba nyalakan kembali komputer Anda.

Terkadang, ada beberapa jenis RAM yang tidak cocok jika dipasangkan dengan merek RAM yang lain.

6. Hard Disk Rusak

Hard disk rusak juga menjadi salah satu penyebab komputer restart sendiri. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen komputer ini maka komputer tidak ada bisa booting sekalipun ada tampilan di layar monitor.

Cara paling mudah mengetahui hard disk rusak atau masih bagus adalah dengan cara masuk ke BIOS dan memastikan merek dan kapasitas hard disk muncul dan sesuai dengan kapasitas yang tertera di fisiknya.

Salah satu penyebab hard disk rusak adalah karena Anda sering restart “paksa” komputer. Menekan tombol power atau tombol switch power supply ketika komputer sementara digunakan bisa menyebabkan hard disk bad sector ataupun rusak.

Selain itu, masih ada beberapa penyebab hard disk rusak yang lainnya seperti tegangan listrik yang masuk ke komputer tidak stabil dan listrik sering padam.

7. Tombol Power dan Restart Bermasalah

Salah satu penyebab yang lain dan mungkin tidak pernah Anda pikirkan adalah tombol power dan restart pada komputer yang bermasalah. Kedua tombol bisa menjadi penyebab komputer restart sendiri.

Semua casing komputer memiliki dua tombol ini, yang terhubung melalui kabel dan ditancapkan ke front panel motherboard. Fungsinya adalah menyalakan dan me-restart komputer.

Jika semua komponen komputer yang tertanam di motherboard berfungsi dengan baik, maka Anda patut mencurigai adanya masalah pada kedua tombol. Terlebih jika kedua tombol ini lengket setelah ditekan dan lampu indikatornya tidak menyala.

8. Driver Tidak Kompatibel

Anda yang mendapati komputer restart terus saat booting Windows, bisa disebabkan karena adanya driver yang tidak kompatibel (bentrok). Tidak mutlak karena karena adanya kerusakan komponen seperti VGA, hard disk, RAM atau hardware lainnya tapi juga bisa terjadi karena adanya driver yang tidak kompatibel.

Driver VGA tidak kompatibel bisa mengakibatkan komputer restart sendiri sebelum masuk Windows. Selain itu, driver tidak kompatibel juga akan bisa menjadi penyebab komputer hang.

Cara paling mudah mengatasi driver yang tidak kompatibel adalah instal ulang sistem operasi atau mencoba booting lewat safe mode Windows.

Untuk mencari driver yang kompatibel, sebaiknya gunakan CD/DVD bawaan yang disertakan saat Anda membeli komputer atau komponen PC lainnya.

Tapi jika CD driver hilang atau Anda lupa menyimpannya dimana, sebaiknya download driver langsung dari situs resminya.

9. Sistem Operasi Crash

Sama halnya dengan manusia, komputer yang sudah lama digunakan sebaiknya secara rutin Anda perbaharui sistem operasinya. Apalagi jika Anda sering mengutak-atik file sistem Windows dengan aplikasi tweak untuk mempercepat kinerja komputer.

Sistem operasi crash akan menyebabkan komputer tidak bisa masuk Windows, restart terus menerus saat booting. Instal ulang Windows adalah cara yang paling ampuh untuk mengatasi hal ini.

10. Virus

Penyebab komputer restart sendiri, terus menerus dan tidak bisa masuk Windows adalah karena adanya virus. Ada berbagai jenis virus yang mampu membuat komputer restart secara otomatis.

Ada berbagai ciri-ciri komputer yang terkena serangan virus seperti kinerja komputer semakin lambat, program crash, ataupun Blue Screen of Death (BSOD).

Cara mengatasi komputer lemot atau restart sendiri karena virus adalah dengan menginstal aplikasi antivirus dan mengupdatenya secara berkala.

Jika virus sudah menyebar dan file sistem Windows sudah terinfeksi semua, bisa menyebabkan Anda kehilangan data. Untuk itu, selain instal dan update antivirus secara rutin, Anda juga sebaiknya backup data komputer sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan karena ulah program jahat ini.

Cara Mengatasi Komputer Restart Sendiri dan Terus Menerus

Setelah mengetahui beberapa hal yang jadi penyebab komputer restart sendiri, terus menerus saat booting dan tidak bisa masuk Windows diatas. Anda tentunya kan dibuat pusing karena harus mengecek satu persatu komponen komputer yang bermasalah.

Agar waktu Anda tidak terbuang begitu saja, kami akan berbagi cara mengatasi komputer restart sendiri di bawah ini.

  1. Matikan terminal listrik dan cabut kabel pawer yang tertancap di power supply (PSU).
  2. Buka casing komputer.
  3. Cabut semua kabel power yang menancap di motherboard dan komponen lainnya seperti VGA, RAM, kipas prosessor, baterai CMOS, LAN Card (jika Anda menggunakan LAN Card eksternal).
  4. Selanjutnya, bersihkan casing komputer dan semua komponen komputer yang sudah Anda cabut tadi.
  5. Setelah semua komponen bersih dari kotoran dan debu, pasang semua komponen sesuai dengan slotnya masing-masing di motherboard.
  6. Sekarang, coba nyalakan komputer Anda.

Casing dan motherboard dapat Anda bersihkan dengan menggunakan kuas halus atau kompressor portabel sedangkan VGA, RAM, dan LAN Card bersihkan pin kuningannya dengan penghapus pensil.

Sebelum memasang kipas prosessor, pastikan Anda mengganti pasta prosessor menggunakan thermal pasta terbaik.

Penutup

Untuk mencegah terjadinya komputer restart sendiri, sebaiknya Anda secara rutin membersihkan dan menggunakan thermal pasta prosessor terbaik untuk mencegah terjadinya overheating prosessor.

Pastikan Anda menggunakan penstabil tegangan (stabilizer) agar asupan daya yang masuk ke komputer tidak terganggu yang menyebabkan kerusakan. Jika punya budget lebih, tidak ada salahnya Anda menggunakan UPS agar komputer tidak mati mendadak saat listrik padam.

Listrik yang sering padam bisa membuat komputer tidak awet atay cepat rusak, khususnya hard disk dan motherboard. Cara memperbaiki komputer restart sendiri dan teru menerus diatas dapat juga Anda coba di laptop ataupun notebook Anda.

Reply